Sejarah Singkat Pulau Pari

Sejarah Singkat Pulau Pari

Ada yang penasaran dengan seperti apa sejarah yang ada di Pulau Pari. Kebanyakan pertanyaan itu dilontarkan oleh wisatawan yang datang ke pulau untuk berkunjung dan bertamasya di dalamnya. Untuk mengetahui bagaimana sebenarnya sejarah yang ada di pulau maka tulisan ini akan membahas secara singkat bagaimana pulau pari sekarang menjadi seperti ini. Pada mulanya memang pulau pari menjadi pulau yang kosong dan tidak dihuni oleh siapapun. Namanya pun bukan pari seperti yang diketahui sekarang. Konon katanya pulau itu tidak memiliki nama dan belum dinamai sampai terjadi sebuah kisah yang menjadi sejarah pulau tersebut.

 

Sejarah Pulau Pari di Masa Penjajahan

Karena tidak memiliki nama, Pulau Pari kemduian diberikan nama pada tahun 1900 an yang dilakukan pada masa penjajahan Jepang di kawasan Tangerang Banten dan warga Tangerang pada saat itu banyak yang melarikan diri ke pulau pari untuk menghindari kerja paksa yang diperintahkan oleh penjajah Blanda. Pengungsi yang pertama kalinya datang ke pulau adalah keluarga Bapak Arsyad bersama dengan istri dan anaknya yang berjumlah lima orang. Kemudian dinamai pulau pari karena di wilayah perairan dangkalnya banyak sekali ditemukan ikan pari yang bisa dijadikan sebagai makanan, maka dari itu pulau itu dinamakan pulau pari.

pulau-pariSetelah beberapa tahun, Pulau Pari kemudian dihuni oleh penduduk sekitar yang merasa betah telah berlama lama di pulau. Banyak juga warga Tangerang yang berbondong bondong untuk menetap di pulau pari dan meninggalkan alamat lamanya. Setelah Belanda meninggalkan Indoneia, maka Jepang kemudian menjadi pengganti penjajah dan banyak menemukan warga Tangerang yang menetap di pulau Pari. Kemudian warga tersebut dipaksa untuk menjadi nelayan yang tidak dibayar sama sekali supaya hasil pelayarannya diberikan kepada pihak jepang sebagai pengganti kerja paksa yang dilakukan di Jakarta dan di pulau jawa secara umum.

Lambat laun perkembangan warga mulai berubah dimana warga Pulau Pari mulai untuk mengembangkan budaya yang ada di alamnya. Kemudian di sekitar pulau mulau diternakan beberapa hewan dan mulai melakukan berbagai cocok tanam seperti rumput laut yang beraneka ragam seperti rumput laut bali hijau, kelabu dan merah. Karena perkembangan pertanian di pinggir pantai ini semakin berkembang kemudian mendapatkan dukungan dari pemerintah Jakarta sehingga ada pusat penelitian untuk rumput laut yang didirikan di sana atas dasar lembaga pengetahuan Indonesia atau LIPI di sebelah barat pulau pari yang diresmikan oleh gubernur ali sadikin.

 

Bukan Hanya Wisata Bahari di Pulau Pari

Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya bahwa pulau pari memiliki banyak sekali sejarah yang bernilai cukup tinggi di perkembangan peradaban manusia terutama di masa penjajahan. Dengan begitu bagi wisatawan yang datang ke pulau bisa menikmati bukan hanya wisata baharinya saja akan tetapi wisata sejarah yang bernilai edukatif terutama bagi mereka yang senang mengulik sejarah perjuangan Indonesia sehingga bisa seperti ini sekarang. Bagi anak anak pun bisa menjadi wadah untuk pembelajaran di alam yang akan lebih mudah dipahami dan mudah untuk diketahui tanpa ada hal abstrak seperti yang dipelajari di kelas.

Silakan berkunjung ke Pulau Pari dan nikmati segala hal yang ada di dalamnya mulai dari berbagai jenis wisata yang ada, fasilitas yang dikembangkan serta berbagai jenis kuliner khas yang akan membuat lidah bergoyang dan ingin kembali lagi ke pulau untuk mengenal lebih dalam pulau secara keseluruhan sebagai objek wisata yang menyenangkan sekaligus menenangkan untuk setiap wisatawan yang datang ke sana. Apakah Anda tertarik?

About the Author

Wisatapulaupari.com administrator

Kami adalah agensi wisata pulau pari yang menyediakan layanan tour dan travel ke pulau pari. Hubungi Phone & BBM : (021) 29619621/ (2BDB71C1) atau Mobile & WhatsApp : 08521-5090-808/ 0856-93536-999

Comments Are Closed!!!